• Selasa, 7 Februari 2023

NASKAH Khutbah Jumat 25 November 2022 Membahas Penyebab Terjadinya Bencana Alam

- Selasa, 22 November 2022 | 21:34 WIB
Keutamaan Sholat Tarawih Malam Ketujuhbelas: Seperti Pahalanya Para Nabi (unsplash/Sangga Rima Roman Selia)
Keutamaan Sholat Tarawih Malam Ketujuhbelas: Seperti Pahalanya Para Nabi (unsplash/Sangga Rima Roman Selia)

MUSLIMKITA.COM - Simak naskah khutbah Jumat yang membahas tentang penyebab terjadinya bencana alam.

Materi khutbah Jumat ini sangat cocok disampaikan pada 25 November 2022 karena akhir-akhir ini banyak terjadi bencana alam.

Namun perlu direnungi bahwa terjadinya bencana alam seolah-olah peringatan dari Allah SWT.

Baca Juga: MATERI KHUTBAH JUMAT 25 November 2022: Ketika Sakaratul Maut Tiba

Seperti dilansir muslimkita.com dari laman khutbah singkat pada Selasa 22 November 2022. berikut ini naskah khutbah Jumat edisi terbaru.

Khutbah Pertama

اَلْحَمْدُ للهِ حَمْداً يُوَافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَه، يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلَالِ وَجْهِكَ الْكَرِيْمِ وَلِعَظِيْمِ سُلْطَانِك. سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِك. وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلهَ إِلَّا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَه، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَصَفِيُّهُ وَخَلِيْلُه. خَيْرَ نَبِيٍّ أَرْسَلَه. أَرْسَلَهُ اللهُ إِلَى الْعَالَمِ كُلِّهِ بَشِيرْاً وَنَذِيْراً. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً وَسَلَاماً دَائِمَيْنِ مُتَلَازِمَيْنِ إِلَى يَوْمِ الدِّيْن. أَمَّا بَعْدُ فَإنِّي أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ الْقَائِلِ فِي كِتَابِهِ الْقُرْآنِ: ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah.

Mengawali khutbah Jumat di siang hari yang penuh berkah ini, khatib mengajak jamaah sekalian untuk senantiasa meningkatkan ketakwaan diri kita, takwa dalam artian melaksanakan segala perintah Allah swt dan menjauhi segala larangan-Nya. Sehingga dengan ketakwaan kita dapat menjadi sebaik-baik hamba di sisi Allah.

Halaman:

Editor: Fahmi Sahab

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X